Tim Razaiq Motorsport membuktikan kemampuannya di ajang Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika 2026 yang berlangsung di Sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dalam balapan ketahanan yang berlangsung selama enam jam penuh, tim ini berhasil meraih kemenangan mutlak dengan performa yang luar biasa.
Dari awal hingga akhir lomba, Razaiq Motorsport, yang didukung oleh empat pembalap dari berbagai negara, menunjukkan konsistensi yang mengesankan. Tekanan dari tim lawan tidak mengubah fokus mereka, sehingga mampu menyelesaikan balapan dengan catatan waktu yang mencengangkan.
Kemenangan tim tidak hanya bergantung pada kecepatan mobil, melainkan juga strategi yang matang. Semua elemen yang mendukung balapan telah diperhatikan dengan seksama, dari pemilihan kendaraan hingga persiapan teknis yang optimal.
Pencapaian Luar Biasa Tim Razaiq Motorsport dalam Balapan
Tidak dapat dipungkiri bahwa pencapaian Razaiq Motorsport di Mandalika sangat mengesankan. Mereka menuntaskan lomba dengan total waktu 6 jam 3 menit 13,796 detik, mengalahkan pesaing terdekat dengan waktu yang lebih dari lima menit.
Fastest lap yang diukir oleh tim ini juga sangat mengesankan, yakni 2 menit 03,618 detik. Capaiannya tidak hanya menonjol dalam hal waktu, tetapi juga dalam hal konsistensi yang ditunjukkan sepanjang balapan.
Dengan persiapan yang cermat serta strategi yang terukur, tim ini mampu menjaga performa hingga akhir. Hal ini mengindikasikan bahwa setiap detil dalam persiapan telah dipertimbangkan dengan baik.
Strategi dan Persiapan Teknis yang Matang
Kunci sukses Razaiq Motorsport terletak pada persiapan teknis yang matang. Chief Engineer tim, Wie Wie Rianto, menjelaskan bahwa setiap komponen kendaraan dipilih berdasarkan durabilitas tinggi. Ini penting mengingat sifat balapan ketahanan yang menuntut performa konsisten selama berjam-jam.
Sistem pengereman, misalnya, telah disesuaikan untuk menghadapi tantangan balapan yang panjang. Dengan tidak melakukan penggantian brake pad sepanjang lomba, strategi ini menunjukkan betapa pentingnya daya tahan komponen balap.
Melalui strategi yang seperti ini, Razaiq Motorsport tidak hanya menjalani balapan, tetapi juga mempersiapkan diri untuk melawan segala kemungkinan yang ada di lintasan. Ini adalah contoh nyata dari sinergi antara teknologi dan keterampilan pembalap.
Ketangguhan Pembalap dalam Menghadapi Kompetisi
Pembalap yang tergabung dalam Razaiq Motorsport membawa berbagai pengalaman dan keterampilan yang berharga ke dalam tim. Rafi Thamrin dan Junus Danuatmojo dari Indonesia berkolaborasi dengan Bradley Anthony dan Hayden Haikal dari Malaysia, menciptakan dinamika yang kuat.
Dari pengalaman pribadi masing-masing pembalap, mereka mampu memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga performa mobil. Keberhasilan yang dicapai tidak lepas dari kekompakan dan strategi yang mereka terapkan selama balapan.
Dengan dukungan dari tim engineer yang berpengalaman, mereka berhasil mentransformasikan tekanan menjadi keunggulan. Setiap putaran yang dilalui membawa mereka satu langkah lebih dekat menuju kemenangan yang telah diimpikan.
