Nissan telah mengambil langkah berani dengan mendesain ulang Leaf generasi ketiga, memperkenalkan varian baru bernama Nismo. Transformasi ini memberikan tampilan yang lebih sporty dan karakter berkendara yang lebih dinamis, menjadikannya berbeda dari model sebelumnya.
Peluncuran Nissan Leaf Nismo dilakukan di Jepang, menandai langkah inovatif dalam dunia mobil listrik. Terkenal sebagai kendaraan ramah lingkungan, Leaf kini memiliki performa yang tidak kalah menarik untuk penggemar otomotif.
Perubahan Desain dan Platform Modern pada Nissan Leaf Nismo
Nissan Leaf generasi ketiga diperkenalkan dengan platform kendaraan listrik terbaru yang mendukung berbagai inovasi. Desainnya yang bertransformasi dari hatchback menjadi sebuah crossover modern, memberikan daya tarik yang lebih luas.
Dengan penjualan global mencapai 700 ribu unit, Nissan memutuskan untuk membawa Leaf ke tingkatan yang lebih tinggi melalui varian Nismo. Desain ini tidak hanya merupakan perubahan visual, melainkan juga peningkatan pada aspek performa dan kenyamanan berkendara.
Tim Nismo tidak hanya menambahkan elemen estetika, tetapi juga melakukan modifikasi pada sektor sasis untuk meningkatkan performa. Dengan penggunaan pegas sport dan stabilizer yang lebih kaku, Leaf Nismo menawarkan pengalaman berkendara yang lebih responsif dan menyenangkan.
Kualitas Kaki-kaki dan Kenyamanan Berkendara yang Ditingkatkan
Nissan Leaf Nismo dilengkapi dengan pelek aluminium Enkei ringan berukuran 19 inci untuk mendukung performa. Ban Michelin Pilot Sport 5 memberikan daya cengkeram yang optimal, memastikan pengalaman berkendara yang lebih stabil dan nyaman.
Dimensi mobil ini cukup menarik, dengan panjang 4.415 mm, lebar 1.810 mm, dan tinggi 1.550 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.690 mm dan bobot total antara 1.820 kg hingga 1.920 kg, tergantung spesifikasi yang dipilih oleh konsumen.
Fitur peredam kejut swing-valve yang diambil dari X-Trail Nismo mengurangi gejala body roll saat menikung. Hal ini memungkinkan pengemudi untuk menikung dengan percaya diri tanpa mengorbankan kenyamanan saat melintasi jalan yang tidak rata.
Performa Mesin dan Mode Berkendara yang Ditingkatkan
Nissan menjadikan Leaf Nismo lebih menarik dari sisi performa dengan varian tertinggi B7 Nismo yang mampu memproduksi tenaga 160 kW atau sekitar 218 PS. Torsi maksimum mencapai 355 Nm, menjadikannya salah satu mobil listrik dengan performa yang patut diperhitungkan.
Sementara varian B5 Nismo sebagai model entry-level memiliki tenaga 130 kW atau sekitar 177 PS. Torsi pada model ini mencapai 345 Nm, tetap memberikan pengalaman berkendara yang bertenaga dan efisien.
Karakter mode berkendara juga diubah, dengan pengaturan baru bernama Nismo Mode. Mode ini menawarkan respons akselerasi yang lebih linear dan instan, meningkatkan kesenangan berkendara terutama saat melaju di jalur yang lebih menantang.
Inovasi pada Sistem Regenerative Braking yang Menarik
Salah satu inovasi menarik yang ditawarkan Nissan Leaf Nismo adalah sistem regenerative braking. Sistem ini dikendalikan melalui paddle yang telah direvisi, memberikan pengemudi kendali lebih besar terhadap deselerasi kendaraan.
Pengemudi dapat memilih dari empat tingkat deselerasi, dimulai dari mode yang memberikan pengalaman meluncur lebih halus. Pengaturan ini memungkinkan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan efisien, sambil tetap menjaga performa optimal mobil listrik.
Tingkat kedua hingga keempat menawarkan pengereman regeneratif yang lebih kuat dibandingkan model standar. Fitur ini tidak hanya meningkatkan efisiensi energi, tetapi juga memberikan rasa aman saat berkendara, terutama dalam kondisi jalan yang beragam.

