Teknologi otomotif terus berkembang, dengan inovasi yang menarik perhatian banyak pihak di industri kendaraan. Salah satu terobosan terbaru datang dari BYD, yang memperkenalkan sistem steer-by-wire pada model mobilnya, menawarkan tingkat keselamatan dan performa yang lebih baik.
Sistem steer-by-wire ini dirancang dengan enam lapis redundansi. Hal ini memastikan jika salah satu sistem mengalami masalah, masih ada beberapa lapisan cadangan yang menjaga kendali kendaraan tetap aman dan responsif.
Kendaraan ini menggunakan dua chip kontrol utama yang beroperasi secara terpisah, disertai dengan suplai daya terpisah berkapasitas 12 volt dan 48 volt. Di samping itu, enam sensor berfungsi untuk memantau posisi motor dalam waktu nyata, menjaga kinerja tetap optimal.
Fungsi dan Keamanan Sistem Steer-by-Wire pada Kendaraan
Sistem steer-by-wire yang diterapkan pada POR8 memungkinkan transmisi sinyal yang lebih cepat dan akurat dibandingkan sistem konvensional. Ini berarti pengendara dapat merasakan respons yang lebih baik ketika mengarahkan kendaraan, terutama pada kecepatan tinggi.
Penggunaan sensor torsi dan sensor sudut kemudi yang ganda juga menambah tingkat keandalan sistem. Jika ada kelainan pada salah satu sensor, sistem lainnya dapat berfungsi untuk menjamin keamanan berkendara.
Domain controller E³ yang mengawasi semua komponen tersebut dapat mengambil kendali secara otomatis jika terdeteksi adanya gangguan dalam sistem. Fitur ini menjadi solusi penting untuk mencegah potensi kecelakaan saat berkendara.
Peluncuran Mobil Listrik Danza Z di Pasar Otomotif
Denza Z, yang merupakan salah satu model unggulan BYD, kini sedang dalam tahap uji coba di Sirkuit Nürburgring, Jerman. Kendaraan ini dikabarkan mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 1.582 hp, menunjukkan performa yang sangat menakjubkan untuk mobil listrik.
Mobil ini dijadwalkan meluncur pada bulan Juli 2026, bersamaan dengan implementasi regulasi baru dari pemerintah China mengenai standar untuk sistem steer-by-wire pada kendaraan bermotor. Ini menjadikan peluncuran Denza Z memiliki signifikansi tersendiri bagi industri otomotif.
ERSA dari Denza juga menjuluki peluncuran mobil ini sebagai langkah penting di tengah semakin berkembangnya tren positif di pasar kendaraan listrik. Penjualan Denza semakin meningkat dan menunjukkan respons yang baik dari konsumen.
Tren Pertumbuhan Penjualan Denza di Pasar Domestik
Statistik menunjukkan bahwa penjualan Denza mengalami lonjakan yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Berdasarkan data, penjualan meningkat dari 5.351 unit pada Februari menjadi 6.762 unit pada Maret itu. Ini menunjukkan bahwa semakin banyak konsumen yang beralih ke kendaraan listrik berkualitas.
Di bulan April, penjualan terus menunjukkan tren positif, dengan capaiannya menembus angka 10.638 unit. Lonjakan tersebut menunjukkan bahwa Denza telah berhasil menciptakan produk yang menarik perhatian banyak konsumen di China.
Pada bulan Mei 2026, Denza berhasil menjual hingga 15.620 unit, yang merupakan kenaikan sekitar 46,8 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Dengan capaian ini, Denza kini menguasai sekitar 1 persen pangsa pasar kendaraan di China, sebuah pencapaian yang menjanjikan bagi perusahaan.