Berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, hingga 15 Februari 2026, IIMS 2026 tidak hanya menghadirkan kendaraan bermesin konvensional dan hybrid. Sejumlah pabrikan otomotif memanfaatkan ajang tersebut untuk meluncurkan mobil listrik terbaru mereka, menggambarkan tren global yang semakin berfokus pada keberlanjutan lingkungan.
Dalam pameran ini, setiap pengunjung bisa melihat berbagai inovasi dalam desain dan teknologi mobil listrik. Pabrikan otomotif dari berbagai negara berpartisipasi, menandakan pentingnya pameran ini dalam mempengaruhi pasar otomotif Indonesia.
Arah Perkembangan Mobil Listrik di Indonesia dan Dunia
Mobil listrik kini menjadi sorotan utama di industri otomotif global. Berbagai negara sudah mulai menetapkan target untuk mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan ini.
Di Indonesia, pemerintah juga telah menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan mobil listrik. Berbagai insentif dan regulasi telah diberlakukan untuk mendorong produksi serta penggunaan kendaraan listrik di seluruh negeri.
Dengan adanya IIMS 2026, harapan akan adopsi lebih luas mobil listrik di Indonesia semakin menjanjikan. Pabrikan lokal dan internasional berkolaborasi untuk menciptakan produk yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Inovasi dan Teknologi dalam Mobil Listrik Terbaru
Pameran ini menjadi ajang bagi pabrikan untuk memperkenalkan teknologi terbaru mereka. Salah satu fokus utama ialah pengembangan baterai yang lebih efisien dan tahan lama.
Teknologi fast charging juga menjadi salah satu inovasi yang diharapkan bisa mempercepat adopsi mobil listrik. Dengan waktu pengisian yang lebih singkat, pengguna tidak perlu khawatir tentang jarak tempuh kendaraan mereka.
Komponen lain yang diperkenalkan termasuk sistem regeneratif yang memanfaatkan energi yang dihasilkan saat mobil melambat. Teknologi ini membantu meningkatkan efisiensi dan daya jangkau kendaraan listrik.
Peran Pabrikan Mobil Dalam Mewujudkan Mobilitas Berkelanjutan
Pabrikan otomotif memiliki tanggung jawab besar dalam transisi ke mobilitas berkelanjutan. Mereka harus terus berinovasi dan menawarkan kendaraan yang memenuhi standar ramah lingkungan.
Kemitraan antara pabrikan dan pemerintah juga diperlukan untuk menciptakan infrastruktur pengisian yang memadai. Tanpa dukungan ini, pengembangan kendaraan listrik akan terhambat.
Selain itu, kampanye kesadaran tentang manfaat mobil listrik turut berperan. Penggunaan yang lebih tinggi akan menghasilkan permintaan yang lebih stabil untuk kendaraan ramah lingkungan ini.
